Hal Ini Buat BASARNAS Tak Berani Angkat KM Sinar Bangun Pertimbangkan Keselamatan

7523731
Download now
Published on June 30 ,2018 by Ris Mahesa

Setelah 12 hari melakukan pencarian, Tim gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, (Basarnas) berhasil menemukan Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di dasar Danau Toba, Sumatra Utara, Jumat (29/6/2018). Menurut Kepala Kantor Sar Medan Budiawan, penemuan itu berkat penggunaan robot dalam air (ROV).

Saat ini, tim Basarnas tengah membahas dua pilihan kelanjutan kapal karam itu. Budiawan menjelaskan, pilihan pertama yang mungkin diambil adalah mengangkat kapal meski memakan waktu.

Kedua, tetap membiarkan kapal dan merelakan jasad para korban tetap di dalam Danau Toba. Jika opsi kedua yang diambil, akan dilakukan tabur bunga untuk mendoakan para korban.

Ia menjelaskan, opsi kedua itu muncul setelah mempertimbangkan berbagai hal. Salah satunya kondisi Danau Toba yang sangat dalam.

"Kami harus pikir matang-matang soal keselamatan, bagaimana kami menolong obyek ini. Nantinya opsi ini akan dirundingkan dengan Basarnas, Pemkab, dan keluarga korban," ujar Budiawan, Jumat (29/6/2018) seperti dikutip dari Tempo.co.id

Geolog lulusan UGM, Yogyakarta Rovicky Dwi Putrohari menjelaskan, Danau Toba adalah kaldera alias lubang kawah. Danau itu terbentuk karena letusan gunung api. Letusan maha dahsyat yang terjadi sebelum ada manusia itu membuat danau itu jadi sangat dalam.

Rovicky menjelaskan, jasad para korban itu tak mengapung. Sebab, jika korban tenggelam di air dangkal, kira-kira 10 meter, mereka bisa mengambang lagi, Tapi jika tenggelam di kedalaman 400 meter, jasadnya tak kembali ke permukaan.

Selain itu, dengan air tawar yang memenuhi isi danau itu membuat jasad para korban tenggelam. Sebab berat jenis air tawar lebih rendah dibanding manusia.

Senin lalu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap kapal itu bisa segera diangkat jika sudah ditemukan.

Dengan diangkat, maka jenazah para korban bisa ditemukan dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bisa mengevaluasi penyebab tenggelamnya kapal tersebut.

"KNKT dapat mengevaluasi apa jenis bentuk rancang bangun kestabilan yang ada pada kapal itu memenuhi syarat atau tidak seperti dikutip dari Kompas.com.

Di samping itu, dengan diangkat, kapal itu juga bisa diperiksa dari sisi administrasinya. Maka, Budi menilai pengangkatan bangkai KM Sinar Bangun sangat penting.

Category Tag

10 comments

  • Sugiono Putra
    Sugiono Putra 3 months ago 3703

    Semoga Husnul khotimah bagi korban meninggal dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini.aamiin.salam hormat saya buat keluarga korban...

    Reply
  • Zellious Lim
    Zellious Lim 2 weeks ago 2056

    Apakabar mayat mayat nya ya?

    Reply
  • Bintang Hutasoit
    Bintang Hutasoit 2 weeks ago 2508

    Mana penghuni nya bodat!!!

    Reply
  • Ilham Yeremia
    Ilham Yeremia 2 weeks ago 0921

    Datangnya pertolongan yg sangat diharapkan bagai rindukan bulan lambat engkau pahlawan celoteh sang camar

    Reply
  • Dedy Syahputra
    Dedy Syahputra 3 weeks ago 5955

    Makanya sebelum diselam buat laporan ada mas batangan yg ikut tenggelam seberat 1 ton...pasti banyak yg ikut nyelam tuh..karena terus kebayang emas tsb...karena ada zat nya

    Reply
  • TorryCrewz
    TorryCrewz 3 weeks ago 2500

    Yang penasaran sensasi nyelem di kedalaman tu gimana coba main subnautica.. game aja ngeri apalagi real..

    Reply
  • Sport Highlights
    Sport Highlights 3 weeks ago 3055

    Gw aneh kenapa banyak orang Indonesia buat video YouTube pake suara Google Translate?males ngomong?

    Reply
  • Joko Setyo
    Joko Setyo 3 weeks ago 5633

    Kita kirimkan doa al alfatihah untuk korban kapal yg tenggelam didanau toba semoga khusnul khotimah

    Reply
  • Andi prasetyo
    Andi prasetyo 3 weeks ago 5852

    https://youtu.be/vIwHpcTolBI.

    Reply
  • Gusnarta Roland
    Gusnarta Roland 3 weeks ago 5656

    Click bait

    Reply

Add your comment

Your email address will not be published.